Kamis, 07 Mei 2009


Pemerintah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan penularan virus influenza babi tipe A subtipe H1N1 baru pada manusia menyusul keputusan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) meningkatkan fase kewaspadaan pandemi dari fase empat ke fase lima atau fase terakhir sebelum pandemi (fase enam).

"Ini merupakan sinyal kuat bahwa pandemi sudah dekat. Meski sampai sekarang belum ada kasus yang dilaporkan, pemerintah siap melaksanakan rencana kesiapsiagaan dan respons menghadapi pandemi yang sudah diperbarui bulan Maret 2008," kata Ketua Pelaksana Harian Komite Nasional Pengendalian Flu Burung dan Kesiapsiagaan menghadapi Pandemi Influenza (Komnas FBPI) Bayu Krisnamurthi di Jakarta, Kamis (30/4).

Bayu menjelaskan, dalam hal ini langkah awal yang dilakukan pemerintah adalah meningkatkan surveilans (pelacakan) di daerah perbatasan darat serta pelabuhan laut dan darat supaya bisa mendeteksi secara dini kasus-kasus penyakit yang dicurigai sebagai flu babi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar